Demokrasi Indonesia dalam Perspektif Aristoteles dan Huntington: Antara Idealisme dan Realitas Politik
Main Article Content
Abstract
Demokrasi sering dipahami sebagai sistem pemerintahan yang menjunjung kedaulatan rakyat, kesetaraan, dan partisipasi publik. Namun, dalam praktik politik modern, demokrasi tidak selalu berjalan sesuai dengan cita-cita normatif tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketegangan antara idealisme demokrasi dan realitas politik melalui perspektif filosofis pemikiran Aristotle, John Locke, Jean-Jacques Rousseau, dan Samuel P. Huntington dalam konteks demokrasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis filosofis-komparatif. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai publikasi akademik yang relevan mengenai teori demokrasi dan perkembangan politik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demokrasi mengalami pergeseran dari konsep normatif yang menekankan kebaikan bersama dan partisipasi warga menuju praktik yang lebih pragmatis dan berorientasi pada stabilitas politik. Dalam konteks Indonesia, demokrasi berkembang dalam bentuk hibrida, yakni memadukan mekanisme demokrasi formal dengan praktik politik yang masih dipengaruhi oligarki, kompromi elite, dan lemahnya partisipasi substantif masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa demokrasi bukanlah sistem yang bersifat tetap, melainkan proses politik yang terus berubah sesuai dinamika sosial, budaya, dan kekuasaan. Oleh karena itu, diperlukan refleksi kritis dan evaluasi berkelanjutan untuk menjaga kualitas demokrasi agar tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga substantif.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ambarita, Y. D., Riadi, K. A., Inayasha, I., Sari, D. O., Gulo, S. S., Sari, P. D., et al. (2025). Oligarki dan kemunduran demokrasi di Indonesia: Analisis tinjauan literatur. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(4), 7661–7671. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/5074
Ambarita, Y. D., Sitohang, L. G., & Doris, Y. E. I. (2024). Indonesia's struggle for democratic resilience: Issues and institutional reforms. International Journal of Law and Society, 7(4), 219–228. https://doi.org/10.11648/j.ijls.20240704.16
Artaningrum, R. G., Budiartha, I. K., & Wirakusuma, M. G. (2017). Pengaruh profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan pergantian manajemen pada audit report lag perusahaan perbankan. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 6(3), 1079–1108.
Aspinall, E. (2014). Health care and democratization in Indonesia. Democratization, 21(5), 803–823. https://doi.org/10.1080/13510347.2013.873791
Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Cornell University Press. https://www.cornellpress.cornell.edu/book/9781501732997/democracy-for-sale/
Bermeo, N. (2016). On democratic backsliding. Journal of Democracy, 27(1), 5–19. https://doi.org/10.1353/jod.2016.0012
Doris, Y. E. I., & Sitohang, L. G. (2023). Demokrasi di tengah konflik kepentingan masyarakat sipil dan pemerintah dalam kasus Wadas-Jawa Tengah: Tinjauan berdasarkan konsep politik demokrasi Jean-Jacques Rousseau. Jurnal Ilmiah Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora, 8(2), 42–51. https://doi.org/10.37567/jif.v8i2.1193
El-Faraby, M. S., Nugroho, D. A. N., Setiyono, S., & Sari, J. N. (2024). Perbandingan konsep demokrasi dalam teori perkembangan filsafat dengan relevansi menjelang Pemilu 2024. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat, 2(01), 316–336. https://doi.org/10.37567/dassollen.v2i01.2721
Held, D. (2006). Models of democracy (3rd ed.). Polity Press.
Huntington, S. P. (1968). Political order in changing societies. Yale University Press.
Mietzner, M. (2020). Indonesia’s democratic stagnation: Anti-reformist elites and resilient civil society. Democratization, 27(6), 1025–1042. https://doi.org/10.1080/13510347.2019.1704266
Mietzner, M. (2020). Populist anti-scientism, religious polarization, and institutionalized corruption: How Indonesia’s democratic decline shaped its COVID-19 response. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 39(2), 227–249. https://doi.org/10.1177/1868103420935561
Nurbaity, S., & Fandana, R. (n.d.). Perkembangan demokrasi di Indonesia dari masa ke masa. UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
PolSci Institute. (n.d.). Rousseau’s theory of general will. https://polsci.institute/western-political-thought/rousseaus-theory-of-general-will/
Rivalina, A. F. (n.d.). Demokrasi dalam sorotan Pancasila di era globalisasi: Antara idealisme dan realitas politik. Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret.
Universitas Gadjah Mada. (2024). Melanggengkan oligarki elite partai, akademisi UGM soroti kemunduran demokrasi RI. https://ugm.ac.id/id/berita/melanggengkan-oligarki-elite-partai-akademisi-ugm-soroti-kemunduran-demokrasi-ri/
Winters, J. A. (2011). Oligarchy. Cambridge University Press. https://www.cambridge.org/core/books/oligarchy/5CC556B4483F7F3FDE1CADF928C04671