Dampak Konten Kekerasan di Sosial Media Terhadap Kerentanan Moral Generasi Muda

Authors

  • ARYA MAULANA WIARNATA UNNES Author

Keywords:

media sosial, konten, kekerasan, generasi muda, literasi digital

Abstract

Teknologi dan informasi yang terus berkembang selalu menciptakan berbagai kemudahan bagi manusia. Media sosial sebagai produk inovasi teknologi informasi berhasil memudahkan manusia untuk mengakses informasi dan hiburan secara cepat. Namun di sisi lain juga menciptakan peluang tersebarnya konten-konten tidak bermutu termasu kekerasan. Generasi muda sebagai pengguna terbanyak media sosial menjadi kelompok yang rentan terhadap konten-konten berbau kekerasan. Karena generasi muda masih dalam tahap perkembangan moral sehingga emosinya belum stabil. Penelitian ini mengambil pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan mengkaji penelitian terdahulu dari sumber yang relevan seperti artikel jurnal, buku, dan website-website terpercaya. Hasil kajian membuktikan bahwa paparan konten kekerasan di media sosial memengaruhi aspek kognitif, emosional, dan perilaku agresif individu. Selain itu, membentuk persepsi remaja yang mewajarkan kekerasan dan menurunnya empati terhadap sesama. Kerentanan moral seperti itu dipengaruhi berbagai faktor yang saling melengkapi, seperti rendahnya literasi digital, kurangnya pengawasan orang tua, pertemanan yang toxic, serta faktor algoritma media sosial. Karena itulah diperlukan penguatan pendidikan karakter dan kontrol orang tua dan lingkungan harus lebih diperhatikan untuk menjadikan generasi muda terhindar dari pengaruh buruk media sosial.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan bisa turut berkontribusi dalam pengembangan kajian mengenai hubungan antara media sosial dan pembentukan moral generasi muda.

References

Anderson, Craig A., dan Brad J. Bushman. “EFFECTS OF VIOLENT VIDEO GAMES ON AGGRESSIVE BEHAVIOR, AGGRESSIVE COGNITION, AGGRESSIVE AFFECT, PHYSIOLOGICAL AROUSAL, AND PROSOCIAL BEHAVIOR: A Meta-Analytic Review of the Scientific Literature.” PSYCHOLOGICAL SCIENCE 12, no. 5 (2001): 353-359.

Berkowitz, Marvin W., dan Melinda C. Bier. “What Works In Character Education.” Journal of Research in Character Education 5, no. 1 (2007): 29–48. https://doi.org/10.1108/CE-02-2007-0002.

Fakhri, Nurfitriany. “Digital Device Usage and Cyber-aggression: An Analysis of Online Aggressive Behavior Patterns on Digital Platforms in Indonesia.” ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities 5, no. 6 (2025).

Hanafiah, Muktar. “Perkembangan Moral Anak Dalam Perspektif Pendidikan (Kajian Teori Lawrence Kohlberg).” Ameena Journal 7, no. 1 (t.t.): 75–91.

Herlambang, Bagas, Fathya Ummu Rezkya, dan Muhammad Zaky. “Pengaruh Paparan Konten Kekerasan di Instagram Terhadap Perilaku Tawuran Remaja di Jakarta Selatan.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 3 (2025): 2462-2470.

Huesmann, L. Rowell. “The Impact of Electronic Media Violence: Scientific Theory and Research.” Journal of Adolescent Health 41, no. 6 (2007): S6–13. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2007.09.005.

Humas KPAI. “KPAI : Kekerasan di media picu anak jadi pelaku kejahatan.” Pemerintah. KPAI, Jakarta, 24 Februari 2018. https://www.kpai.go.id/publikasi/kpai-riset-kekerasan-di-media-picu-anak-jadi-pelaku-kejahatan.

Husodo, Ezra Sagabani, dan Rahkman Ardi. Antara Kematian dan Kenikmatan: Studi Kasus Pengalaman Individu Penggemar Konten Gore. 2025.

Jian, Chen, Danting Zou, dan Nomahaza Mahadi. “Social media, digital literacy, and career competence: a mixed methods study among university students in China.” Frontiers in Psychology 16 (November 2025): 1700213. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1700213.

Kaplan, Andreas M., dan Michael Haenlein. “Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media.” Business Horizons 53, no. 1 (2010): 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003.

Meisyaroh, Siti. “DETERMINISME TEKNOLOGI MASYARAKAT DALAM MEDIA SOSIAL.” Jurnal kwik kian Gie, no. 1 (2013).

Murray, Aja Louise, Xinxin Zhu, Jessica Hafetz Mirman, Denis Ribeaud, dan Manuel Eisner. “An Evaluation of Dual Systems Theories of Adolescent Delinquency in a Normative Longitudinal Cohort Study of Youth.” Journal of Youth and Adolescence 50, no. 7 (2021): 1293–307. https://doi.org/10.1007/s10964-021-01433-z.

Muzakkir. “Generasi muda dan tantangan abad modern serta tanggung jawab pembinaannya.” Bag. 8. Al-TA’DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, no. 2 (2015): 111–34.

Nur Hidayat, Noviani Arum Sari, Ratih Novi Septian, dan Yusuf Tri Herlambang. “Sosial Media dalam Masyarakat sebagai Konsep Nyata Determinisme Teknologi.” UPGRADE : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi 1, no. 2 (2024): 73–80. https://doi.org/10.30812/upgrade.v1i2.3715.

Nurfadilla, Annisa. Pengaruh Konten Negatif di Media Sosial terhadap Perilaku Agresif Anak Usia 4-5 Tahun. 8 (2025).

Pohan, Annida Husna, Intan Jamilah Ulfa, Amirah Diniaty, dan Kurniawaty Asra. “PERAN MODELING DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU: PERSPEKTIF SOSIAL BELAJAR (ALBERT BANDURA).” Jurnal Kajian Ilmu Psikologi 8, no. 12 (2024).

Qadir, Abdul, dan M. Ramli. MEDIA SOSIAL (DEFINISI, SEJARAH DAN JENIS-JENISNYA). 3 (2024).

Raka Maheswara. “Persentase Pemuda Indonesia yang Mengakses Internet 2025 Capai 96,69%.” Dataloka, 22 Desember 2025. https://dataloka.id/humaniora/5791/persentase-pemuda-indonesia-yang-mengakses-internet-2025-capai-9669/.

Rulli Nasrullah. Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media, 2017.

Rusmin Tumanggor. Ilmu Jiwa AgamaThe Psychology of Religion. K E N C A N A PRENADAMEDIA GROUP, 2014.

Setiadi, Ahmad. “PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK EFEKTIFITAS KOMUNIKASI.” Bag. 16. Jurnal Khatulistiwa Informatika, no. 2 (2016).

Siregar, Rina Rahayu, dan Rina Rahayu Siregar. “MORAL DISENGAGEMENT SEBAGAI PREDIKTOR TERHADAP PERILAKU AGRESIF REMAJA.” Jurnal Ecopsy 7, no. 1 (2020). https://doi.org/10.20527/ecopsy.v7i1.6068.

Sophi Santika Sari. “GENERASI MUDA DAN ILMU PENGETAHUAN.” Obtai Radio Indonesia, 2 April 2023. https://obtairadio.com/generasi-muda-dan-ilmu-pengetahuan/.

Stockdale, Laura A., Robert G. Morrison, Matthew J. Kmiecik, James Garbarino, dan Rebecca L. Silton. “Emotionally Anesthetized: Media Violence Induces Neural Changes during Emotional Face Processing.” Social Cognitive and Affective Neuroscience 10, no. 10 (2015): 1373–82. https://doi.org/10.1093/scan/nsv025.

Tercova, Natalie, dan David Smahel. “Digital Skills’ Role in Intended and Unintended Exposure to Harmful Online Content Among European Adolescents.” Media and Communication 13 (Januari 2025): 8963. https://doi.org/10.17645/mac.8963.

Tianingrum, Niken Agus, dan Ulfa Nurjannah. “PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KENAKALAN REMAJA SEKOLAH DI SAMARINDA.” Jurnal Dunia Kesmas 8, no. 4 (2020). https://doi.org/10.33024/jdk.v8i4.2270.

Zihan Berliana. “Apa itu Konten? Ini Jenis-Jenis dan Contohnya.” Belajarlagi, 11 Februari 2025.

Downloads

Published

2026-09-07

Issue

Section

Articles